SEJARAH
Sriwijaya Air adalah sebuah maskapai penerbangan di Indonesia.
Sriwijaya Air didirikan dengan tujuan untuk menyatukan seluruh kawasan
Nusantara seperti keinginan raja kerajaan Sriwijaya dahulu yang berasal dari
kota Palembang. Oleh keluarga Lie (Hendry, Chandra, Andi dan Fandi) keinginan
tersebut diwujudkan melalui pengembangan transportasi udara. Pada mulanya
Sriwijaya Air mengoperasikan 13 buah Boeing 737-200. Sesuai dengan perkembangan
teknologi dan kebutuhan pemenuhan pelayanan publik yang lebih baik, Sriwijaya
Air menambah dan memperluas jangkauan penerbangannya dari Barat ke Timur dan
menambah 10 pesawat dengan seri yang lebih baru Boeing 737-400 dan 737-800NG
serta 20 pesawat Embraer 175 dan Embraer 195.
ARTI WARNA PESAWAT SRIWIJAYA AIR
Gambar pesawat dengan dominasi
putih menjadi arti suci dan bersih yang terjaga dalam kegiatan sehar-hari insan
Sriwijaya Air dalam bekerja.
Sedangkan paduan warna merah (berani dan bijak) dan biru (angkasa) yang melingkar di tubuh pesawat juga tetap menggambarkan simbol cinta yang berarti bahwa seluruh manajemen dan karyawan harus memiliki rasa cinta (sense of belonging) terhadap perusahaan.
Sedangkan paduan warna merah (berani dan bijak) dan biru (angkasa) yang melingkar di tubuh pesawat juga tetap menggambarkan simbol cinta yang berarti bahwa seluruh manajemen dan karyawan harus memiliki rasa cinta (sense of belonging) terhadap perusahaan.






